Keseleo? Jangan Di Urut Atasi Dengan Obat Herbal Khusus Otot Ini

Keseleo? Jangan Di Urut Atasi Dengan Obat Herbal Khusus Otot Ini

Keseleo atau terkilir merupakan sebuah kondisi di mana terjadinya cedera pada ligamen yakni jaringan yang menghubungkan dua atau lebih tulang pada sendi.

Kondisi ini biasanya terjadi pada pergelangan kaki akibat aktivitas fisik yang kurang tepat seperti halnya teknik latihan saat olahraga yang salah, tidak pemanasan saat akan berolahraga, atau berjalan dengan medan yang tidak rata, dan lain sebagainya.

Keseleo? Jangan Di Urut Atasi Dengan Obat Herbal Khusus Otot Ini

Tetapi kebanyakan masyarakat, terutama di Indonesia jika mengalami keseleo atau kaki terkilir biasanya langsung membawanya ke tukang urut untuk dilakukan pemijatan.

Ya, pijat atau urut merupakan suatu tindakan yang mungkin enak karena membuat tubuh menjadi lebih rileks serta dapat mengurangi stres.

Bahkan saat ini, pijat seringkali digunakan sebagai metode untuk merawat bagian tubuh yang sakit atau dalam konteks olahraga bagian yang cedera. Tetapi yang harus Anda tahu, jika pjat atau urut tidak memiliki kontribusi apa-apa dalam menyembuhkan cedera.

Justru dengan memijat atau mengurut cedera misalnya pada otot kaki akibat keseleo bisa memperparah dan memperlambat proses penyembuhan.

Tapi ada kok yang bilang jika setelah dipijat rasa sakit akibat keseleo atau cedera hilang. Ya, hal itu memang benar, tetapi bukan karena urut atau pijatnya karena sebenarnya tubuh yang normal memiliki sistem daya tahan tubuh sendiri.

Contohnya begini, jika kita sakit biasanya tubuh akan bereaksi menjadi demam atau panas. Hal ini memang membuat siapapun yang mengalaminya merasakan ketidaknyamanan, tetapi fungsi dari demam itu sendiri adalah untuk membunuh bakteri atau virus yang membuat tubuh sakit.

Inilah strategi tubuh dalam bertahan sehingga tidak sakit. Tetapi jika demam yang dialami dengan suhu tinggi baiknya ambil langkah untuk memeriksakan diri ke dokter karena demam tinggi bisa memengaruhi kinerja organ-organ penting dalam tubuh.

Dokter biasanya akan menggunakan obat untuk membantu melawan bakteri atau virus penyebab infeksi yang menyebabkan demam. Nah dengan demikian sembuhlah tubuh dan bisa berfungsi sebagaimana mestinya.

Lain halnya dengan tindakan pijat atau urut. Pada saat dipijat di bagian tubuh yang cedera, sebuah zat yang berfungsi untuk membius secara lokal bagian tubuh yang sakit.

Pengaruh zat inilah yang menghilangkan rasa sakit untuk sementara karena rasa sakit ini menghilang maka dengan mudahnya pijat bisa dilakukan.

Tetapi sayangnya, rasa sakit yang hilang setelah dilakukan urut biasanya hanya sementara saja.

Jadi pada intinya, jika saat ini Anda atau ada kerabat yang mengalami cedera pada jaringan otot seperti keseleo, memar, atau tertarik otot, jangan langsung melakukan pemijatan. Apalagi tanpa didasari oleh ilmu yang mempuni.

Karena seperti yang dikatakan tadi, jika pemijatan di area keseleo bisa memperparah pembengkakan dan berisiko menimbulkan perdarahan. Pemijatan yang lembut baru boleh dilakukan 3 hari setelah cedera.

Selain itu, Ada cara lain yang lebih efektif dan bisa dilakukan sendiri di rumah sebelum berobat ke dokter dalam mengatasi cedera ketimbang datang ke tukang pijat atau urut.

Seperti yang diungkap oleh Dr Tanya T.M Rotikan, SpKO, dari bagian Kedeokteran Olahraga Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) pada Kompas.com di kawasan Pondok Indah, Jakarta, Kamis (24/1) “Dengan metode RICE, cedera pada pasien bisa diatasi secara dini. RICE sendiri merupakan akronim dari Rest, Ice, Compressuin, and Elevation. Penting artinya bagi masyarakat untuk mengetahui langkah-langkah ini agar penanganan cedera tidak salah kaprah.

Rest (mengistirahatkan).

Mengistirahatkan sendi selama 2-3 hari setelah cedera. Bila perlu, gunakan tongkat untuk membantu berjalan.

Ice (es)

Kompres area yang mengalami cedera ataukeseleo dengan es. Lakukan ini selama 15-20 menit setiap 2-3 jam hingga dua sampai tiga hari.

Dan jangan lupa untuk membungkus es dalam kantong plastik atau handuk sebelum mengompres. Langkah ini bisa mengurangi nyeri, memar dan radang.

Compression (membalut)

Agar supaya bengkak berkurang, maka balutlah area yang keseleo dengan perban elastis hingga 2 hari setelah cedera. Jangan kenakan perban yang terlalu ketat agar darah tetap mengalir lancar.

Dan untuk mendapat ukuran perban yang tepat, Anda bisa berkonsultasi dengan dokter. Dan ingat, lepas perban sebelum tidur.

Elevation (menaikkan)

Angkat pergelangan kaki hingga ketinggian yang sama dengan pinggul saat duduk, jangan biarkan menggantung kebawah. Jika keseleo terjadi pada pergelangan tangan, gunakan penyangga lengan selama 1-2 hari.

Dengan menaikkan bagian yang cedera bisa mengurangi pembengkakan akibat keseleo.

Pada kasus keseleo berat, biasanya diperlukan penanganan tambahan seperti penggunaan gips selama kurang lebih 10 hari.

Hal ini dilakukan untuk mengurangi pergerakan di area yang keseleo. Jika robekan pada ligamen amat parah dan kondisi sendi sangat tidak stabil, dokter akan menyarankan pasien untuk menjalani operasi.

Langkah Pencegahan Keseleo

Tidak ada orang yang ingin terkena musibah sekecil apapun, termasuk cedera atau keseleo saat melakukan aktivitas. Tetapi melakukan pencegahan juga tidak salahnya sebegai langkah awal untuk meminimalkan risiko terjadinya cedera.

Dan berikut ini beberapa hal yang bisa dilakukan untuk mencegah terjadinya cedera/keseleo:

  • Hati-hati jika berjalan di jalanan yang basah dan licin.
  • Hindari duduk atau berdiri terlalu lama. Sebaiknya sesekali istirahat dan lakukan peregangan.
  • Hindari melakukan olahraga berat tanpa mengikuti latihan yang benar sebelumnya.
  • Kenakan sepatu yang aman dan nyaman saat beraktivitas dan pastikan ukuran tepat serta hindari pemakaian sepatu hak tinggi.
  • Olahraga rutin, namun jangan berlebihan. Jangan lupa untuk selalu melakukan pemanasan dan peregangan sebelum olahraga.

Anda juga bisa mengobati dan meringankan keseleo dan gejala cedera otot lainnya menggunakan obat herbal Walatra Sehat Sendi (SEN-UL)

Produk herbal khusus tulang dan sendi yang khasiatnya terbukti efektif dan ampuh dalam mengatasi pembengkakan dan peradangan di area kaki atau tangan yang mengalami cedera/keseleo, serta dapat meringankan rasa sakitnya.

Keseleo? Jangan Di Urut Atasi Dengan Obat Herbal Khusus Otot Ini

Komposisi :

  • Akar kuning 60%
  • Bratawali 20%
  • Daun salam 20%

Memiliki legalitas resmi dari BPOM RI dengan nomor register POM TR 173306941 serta memiliki sertifikat Halal dari MUI.

Produk ini tidak akan menimbulkan efek samping, kerusakan organ dan ketergantungan obat, karena diproduksi TANPA menggunakan sedikitpun bahan/zat kimia obat berbahaya sedikitpun.

Sehingga aman dikonsumsi setiap hari, baik untuk perawatan kesehatan tulang dan sendi maupun untuk dijadikan sebagai pengobatan.

 

Sumber : https://www.alodokter.com/, https://sport.detik.com/, https://nasional.kompas.com/

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*